DPRD Soroti Kekosongan Tenaga Pengajar di SDN 8 Menteng
Palangka Raya, suarakalteng.co.id – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Salundik, menyoroti adanya kekosongan tenaga pengajar bahasa Inggris di SDN 8 Menteng.
Menurutnya masalah ini berdampak langsung pada proses pembelajaran. Dengan jumlah siswa yang tinggi, kurangnya guru berpengaruh terhadap kualitas pendidikan yang mereka terima.
Permasalah ini diketahuinya saat melaksanakan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) II beberapa waktu lalu.
Ia menyebut, informasi tersebut didengarnya langsung dari pihak komite sekolah.
“Dari keterangan Ketua Komite, sudah berbulan-bulan tidak ada guru Bahasa Inggris di sekolah itu,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Hal ini menjadi perhatian utama, mengingat pendidikan tidak dapat ditunda.
Berdasarkan informasi sementara, kekosongan tersebut terjadi karena guru sebelumnya telah memasuki masa pensiun. Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihak sekolah terpaksa mengambil langkah darurat dengan menghadirkan tenaga pengajar secara swadaya.
Namun, Salundik menegaskan bahwa solusi sementara ini tidak dapat dibiarkan terlalu lama.
“Ini hanya solusi sementara. Tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena menyangkut kualitas pembelajaran siswa,” tegasnya.
Dengan total peserta didik sekitar 552 orang, DPRD mendorong Dinas Pendidikan untuk segera berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk mencari solusi konkret, seperti redistribusi guru dari sekolah lain yang memiliki kelebihan tenaga pengajar.
Langkah-langkah cepat perlu diambil agar kualitas pembelajaran siswa tetap terjaga, sembari menunggu kebijakan penambahan formasi baru. (Red)
